Alamat
Jl. Wijaya VI No. 14B, Kebayoran Baru - Jakarta
Indonesia 12160
Ph. 021. 72801172
Fax. 021. 72801174
E-mail : perpustakaan@pelangi.or.id
www.pelangi.or.id

Jam Buka
Senin - Kamis
Pk. 09.00 s/d 16.00
Jumat
Pk. 09.00 s/d 15.00


Link
http://www.pelangi.or.id
http://opac.pelangi.or.id
http://www.jplh.or.id
http://campaign.pelangi.or.id
http://books.google.com
http://www.pnri.go.id



Iklan


Perpustakaan Pelangi Indonesia

Perpustakaan Pelangi Indonesia adalah perpustakaan yang berada dibawah naungan Pelangi Indonesia. Perpustakaan ini mulai dikelola secara sederhana pada tahun 2000 dan kemudian dibenahi agar lebih tertata rapi ketika memasuki tahun 2001.

Perpustakaan ini didirikan dengan maksud dan tujuan untuk mendukung kegiatan lembaga induknya dalam melakukan riset dan advokasi kebijakan, serta untuk membantu kebutuhan masyarakat akan akses informasi dan pengetahuan yang terkait dengan isu lingkungan.

Pelangi Indonesiaadalah organisasi nir-laba dan independen yang berperan sebagai lembaga kajian untuk mendorong kebijakan publik di bidang perubahan iklim, energi dan transportasi dalam kerangka keadilan sosial dan keberlanjutan fungsi-fungsi lingkungan

Home | Query Examples | Catalog JPLH

Select Databases | A-Z Indexes | My Bookmarks

Selected Databases

No database was selected.
Using default database: UMUM/UMUM/BARU.
To change the database click Select Database.

Meksiko Selenggarakan KTT Iklim di Cancun
09-Feb-2010
Selasa, 9 Pebruari 2010 10:28 WIB
Meksiko City (ANTARA News) - Meksiko akan menjadi tuan rumah konferensi tingkat tinggi (KTT) Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada 29 November sampai 10 Desember mendatang.
KTT yang akan diselenggarakan di kota liburan pantai Cancun itu berupaya untuk menghasilkan kesepakatan yang mengikat mengenai perubahan iklim, kata kementerian lingkungan Meksiko membenarkan Senin, sebagaimana dikutip dari AFP.Presiden Meksiko, Felipe Calderon, pada Januari lalu memilih kota wisata di semenanjung Yucatan tenggara itu sebagai tempat pertemuan, namun dia belum mengumumkan tanggal konferensi tersebut.[read]

 

AdaptNet, 26 Januari 2010
09-Feb-2010
AdaptNet, 26 Januari 2010
by Nugroho Nurdikiawan Sunjoyo — last modified 29-Jan-2010 13:01

Ilmu Pengetahuan Iklim Australia – Kerangka Kerja Nasional; Masa Kering Tahun 2007 di Luzon, Filipina – Pelajaran yang Diperoleh; Dampak Perubahan Iklim di Eropa: Program Riset PESETA; Penilaian Adaptasi terhadap Risiko Kerusakan Angin Topan – Queensland; Perubahan Iklim, Kesehatan Masyarakat dan Adaptasi – Indonesia ; Konferensi EUROSEAS 2010 – Studi Asia Tenggara
1. Ilmu Pengetahuan Iklim Australia – Kerangka Kerja Nasional
2. Masa Kering Tahun 2007 di Luzon, Filipina – Pelajaran yang Diperoleh
3. Dampak Perubahan Iklim di Eropa: Program Riset PESETA
4. Penilaian Adaptasi terhadap Risiko Kerusakan Angin Topan – Queensland
5. Perubahan Iklim, Kesehatan Masyarakat dan Adaptasi – Indonesia
6. Konferensi EUROSEAS 2010 – Studi Asia Tenggara[read]

 

Jurus Baru Melumat Metana
09-Feb-2010
Selasa, 9 Februari 2010 | 03:28 WIB

Yuni Ikawati

Pemanasan global akibat akumulasi gas-gas di atmosfer, di antaranya metana, menimbulkan efek lanjutan, yaitu perubahan iklim dan kondisi lingkungan bumi yang memburuk. Selama ini perhatian banyak dipusatkan untuk menekan gas karbon.
Padahal, metana-lah yang menjadi penyebab terbesar pemanasan global. Maka, belakangan sasaran mulai diarahkan pada gas yang satu ini.Sumber gas metana atau CH ada di mana-mana, bukan hanya dari rawa atau lahan basah. Gas metana juga bisa muncul akibat aktivitas manusia, mulai dari toilet di rumah tangga, lahan pertanian, dan peternakan, hingga tempat pembuangan sampah. Namun, penghasil metana paling menonjol adalah sektor pertanian dan peternakan.[read]

 

New Climate Service Aims To Help Business Adapt
09-Feb-2010
Date: 09-Feb-10
Country: US
Author: Deborah Zabarenko

WASHINGTON - A proposed new U.S. NOAA Climate Service is meant to help businesses adapt to the impact of climate change, and to spur development of new technologies to cope with it, U.S. Commerce Secretary Gary Locke on Monday."Even with our best efforts, we know that some degree of climate change is inevitable and American citizens and businesses, and American governments ... must be able to rise to environmental and economic challenges that lie ahead," Locke told reporters in announcing the move.[read]

 

..arsip »

[Cover Paper_front_small.jpg; 78,765] 15 Years of Pelangi
December-2007
Yayasan Pelangi Indonesia
Pelangi has prepared a series of papers to celebrate 15 years of Pelangi's work. These papers are a result of three discussions involving various stakeholders covering Pelangi's working areas: climate change, energy, and transportation
 
[cover_beyond_web.jpg; 22,074] Kyoto Protocol: Beyond 2012
November-2007
A publication of Pelangi (2004)
The ratification of Russia as a party to the Kyoto Protocol has relatively secured the global efforts up to 2012, it is time to move to the question “what to do beyond 2012”? Will industrialized countries lead? Can EU provide credible leadership for climate policy? What are the views for Japan? What about the US with their non-Kyoto efforts? And, what about the developing countries? How can the negotiation on “beyond 2012” commence smoothly, given developing countries are rather reluctant to start? What are the current discussion in the developing countries? And Indonesia?
 

publikasi lainnya »

| IP: 38.107.191.100
© 2004 by Library of Pelangi. Managed by FORLINK. Developer by Imat